Bupati Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai

Kuala Pembuang – Bertempat di Aula Lantai II Kantor Bappeda Kabupaten Seruyan, Bupati Seruyan Bapak Yulhaidir secara simbolis menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai kepada masyarakat yang berhak menerima. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi pada rapat terbatas tentang program Rastra yang dilaksanakan pada bulan juli 2016, beliau mengharapkan agar nantinya program rastra diganti dengan menggunakan kartu elektronik yang akan diberikan langsung kepada rumah tangga sasaran, sehingga bantuan disalurkan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan. Sistem baru penyaluran bantuan pangan ini telah diatur dalam peraturan presiden Nomor 63 Tahun 2017 tentang penyaluran sosial secara non tunai yang diberikan dalam rangka program penanggulangan bencana kemiskinan yang meliputi perlindungan sosial, jaminan sosial dan pelayanan dasar. Program ini juga diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk menjangkau layanan keuangan formal di perbankan, sehingga mempercepat program keuangan secara Inklusif.

Penyaluran bantuan sosial secara non tunai kepada masyarakat dinilai lebih efisien, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas serta tepat administrasi. Kartu elektronik yang dimaksud digunakan untuk memperoleh beras, telur dan bahan pokok lainnya di pasar, warung, toko sesuai harga yang berlaku, sehingga masyarakat memperoleh nutrisi yang seimbang, tidak hanya karbohidrat tetapi juga protein seperti telur. Selain itu, penyaluran bantuan sosial non tunai juga dapat membiasakan masyarakat untuk menabung karena pencairan dana bantuan dapat mereka atur sendiri sesuai dengan kebutuhan sendiri. Untuk bantuan sosial non tunai ini di awali dengan pendaftaran peserta yang memiliki nomor ID BDT (Basis Data Terpadu) yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.

Selanjutnya, data yang telah diisi oleh calon penerima program ini lalu diproses secara paralel dan sinergis oleh Bank yang tergabung dalam Himpunan Milik Negara (HIMGARA), Kantor Kelurahan dan Desa di Kabupaten Seruyan. Setelah verifikasi data selesai, penerima bantuan sosial akan dibukakan rekening di Bank dan akan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berfungsi sebagai kartu non tunai untuk pengambilan bantuan pangan, penerima bantuan sosial yang memiliki KKS dapat langsung datang ke E-WARONG (Elektronik Warong Gotong Royong) terdekat untuk melakukan transaksi pembelian bahan pangan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera.

E-WARONG adalah agen bank, pedagang atau pihak klien yang telah bekerjasama dengan bank penyalur dan ditentukan sebagai tempat pencairan / penukaran / pembelian bahan pangan oleh KPM. KPM dapat membeli bahan pangan sesuai kebutuhan pada E-WARONG yang memiliki tanda lokasi penyaluran bantuan sosial non tunai. Transaksi dilakukan secara non tunai mengacu pada jumlah saldo yang tersimpan pada CHIP Kartu Keluarga Sejahtera, lewat sistem yang berhubungan dengan perbankan.

Adapun manfaat dari yang dapat diperoleh dari Bantuan Pangan Non Tunai ini adalah :

  1. Meningkatkan ketahanan pangan di tingkat keluarga penerima manfaat, sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.
  2. Meningkatkan transaksi non tunai sesuai dengan gerakan nasional non tunai (GNNT) yang digagas oleh Bank Indonesia.
  3. Meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial.
  4. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama usaha mikro dan kecil di bidang perdagangan.

Pada kesempatan itu juga, Bupati berharap agar nantinya dengan tersalurnya bantuan melalui program Bantuan Pangan Non Tunai ini bisa memudahkan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Seruyan memilih kualitas beras di warong yang telah ditunjuk oleh pihak Bank sesuai dengan yang diinginkan. Beliau juga mengharapkan agar program Pemerintah ini bisa berjalan dengan lancar dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan amanat yang diberikan Pemerintah Pusat kepada kita. (Hfj)