Menumbuhkembangkan Semangat Gotong-Royong Membangun Daerah melalui BBGRM

Desa Durian Kait – Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16 dan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteran Keluarga (HKG-PKK) ke-47 tingkat Kabupaten Seruyan yang dipusatkan di Desa Durian Kait, Kecamatan Batu Ampar, Sabtu (29/9). Dibuka secara resmi oleh Bupati Seruyan Yulhaidir, didampingi Ketua TP PKK Seruyan, Fauziah Yulhaidir, Wakil Bupati Seruyan, Hj. Iswanti, unsur FKPD, Kepala Perangkat Daerah serta warga masyarakat.

Kegiatan BBGRM merupakan salah satu  upaya untuk meningkatkan kebersamaan dan peran aktif masyarakat serta menumbuhkembangkan kemandirian dengan semangat gotong royong untuk membangun daerah.

Dalam sambutannya Yulhaidir meminta, pelaksanaan BBGRM yang melibatkan masyarakat untuk bergotong royong dalam menyelesaikan sejumlah permasalahan. Tujuannya untuk meningkatkan semangat bergotong royong masyarakat Seruyan. Jangan sampai kegiatan ini hanya seremonial dan hendaknya  diterapkan dalam kehidupan.

Semangat gotong royong sangat selaras dengan motto Kabupaten Seruyan yaitu Bumi Gawi Hatantiring yang diartikan bekerja sama-sama atau bekerja bergotong royong. Bupati berharap dengan kegiatan tersebut bisa mewujudkan dalam suatu tindakan yang nyata sebagaimana tema dalam kegiatan tersebut bahwa lembaga kemasyarakatan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan desa lebih baik, maju dan sejahtera elok harmonis aman dan tentram.

Menurut Yulhaidir, saat ini budaya gotong royong di Seruyan memang mulai terkikis. Namun dirinya meminta budaya gotong royong terus digaungkan karena gotong royong banyak memberikan arti kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan di kehidupan sehari-hari.  Budaya gotong royong merupakan budaya nenek moyang yang sangat positif untuk kemajuan daerah. Gotong royong juga merupakan jalan utama untuk membangun kesetiakawanan, solidaritas dan kemandirian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Yulhaidir meminta kepada seluruh pejabat di Seruyan hingga ke tingkat desa untuk melaksanakan gotong royong. Misalnya menerapkan Jumat bersih  agar kebersamaan  dalam membangun daerah akan mudah dicapai. Dengan kegiatan tersebut dapat memberikan semangat kepada masyarakat agar lebih meningkatkan semangat gotong royong.

Di dunia pendidikan, tentunya sudah menjadi tugas bersama untuk bisa menamkan semangat jiwa gotong royong sejak dini kepada anak-anak generasi penerus bangsa khususnya di Kabupaten Seruyan. Hal tersebut juga bertujuan agar para generasi muda dapat mengerti pentingnya makna budaya gotong royong.

Kegiatan ini dirangkai dengan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Yakni bantuan pemabngunan dan rehab rumah, beasiswa, Bantuan Tower Bakti Kemkominfo RI untuk 14 titik/desa, bibit ikan, pakan ikan dan jaring tangkap dan bantuan lainnya.

BBGRM sebagai ciri dasar masyarakat Indonesia yg peduli terhadap lingkunganya menuju masyarakat yang kreatif dan mandiri, program PKK sebagai gerakan yg dikelola dgn prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa , berahlak mulia dan berbudi luhur, sejahtera, maju dan mandiri. (nrl/ foto: ckk)