Jaga Kode Etik Profesi, Pemda Angkat Sumpah Perawat

Kuala Pembuang – Pada hakikatnya Perawat memiliki tanggung jawab utama yaitu untuk memberikan pelayanan prima masalah keperawatan kepada setiap individu yang membutuhkan, dimana Pelayanan keperawatan tersebut diberikan oleh perawat mulai dari awal kehidupan, sampai individu menghadapi proses kematiannya. Pelayanan keperawatan diberikan kepada individu, keluarga, kelompok maupun komunitas.

Selain itu Perawat juga memiliki empat tanggung jawab yang paling mendasar, yakni untuk mempromosikan kesehatan, mencegah penyakit, memperbaiki derajat kesehatan, dan mengurangi penderitaan. Oleh karena itu untuk menjalankan tanggung jawab ini, demi melindungi kepentingan perawat dalam memastikan praktisi keperawatan mematuhi kode etik profesi keperawatan, maka profesi keperawatan selalu mengadakan sumpah janji bagi seluruh perawat. Dimana sumpah tersebut mengandung arti tanggung jawab dalam perkataan janji kepada diri sendiri maupun hubungan antara individu dengan pencipta-Nya.

Oleh karenanya, demi mendukung hal tersebut Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan juga telah melaksanakan acara workshop sekaligus pengambilan Sumpah Janji Perawat yang ada di lingkup Kabupaten Seruyan, minggu (29/9) lalu yang bertempat di gedung Serbaguna Kuala Pembuang. Dalam acara yang mengusung tema  Screning dan Penata Laksanaan Stunting Pada Anak tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPD dan DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kalimantan tengah serta seluruh perawat yang ada di Kabupaten Seruyan.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan Mahdiansyah yang sekaligus membacakan sambutan Bupati Seruyan tersebut mengatakan bahwa pihaknya sangat mengharapkan kepada seluruh perawat dan jajaran kesehatan pada umumnya agar benar-benar melaksanakan tugas secara lebih profesional dan penuh tanggung jawab.

Kemudian Mahdiniansyah juga menjelaskan, bahwa menurut data yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, jumlah perawat yang ada di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Seruyan memiliki jumlah terbanyak dibanding dengan profesi kesehatan yang lain. Tentu dengan melihat jumlah tersebut, hendaknya para perawat bisa memberikan pengaruh terhadap Pembangunan Nasional khususnya bidang kesehatan di Kabupaten Seruyan.Karena kesehatan merupakan salah satu indikator dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Selain itu ia juga berharap para perawat harus tetap meningkatkan mutu pelayanan dan melakukan kewajibannya sesuai standar profesi, standar pelayanan keperawatan dan standar operasional prosedur (SOP),”paparnya

Hal tersebut sesuai dengan target kerja prioritas di Kabupaten Seruyan, yang mana  Pembangunan di bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas utama yang harus dilaksanakan secara serius sehingga tercapai Seruyan sehat jasmani dan rohani secara universal.

Sebagai bukti keseriusan Pemerintah Daerah untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan yang ada di Kabupaten Seruyan, diantaranya pemerintah akan terus fokus pada pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) keperawatan menuju tatanan perawat sebagai profesi, baik ditempuh melalui pendidikan formal maupun non formal, sehingga tercipta perawat-perawat yang kompeten dan professional dalam bidang keperawatan.

Kemudian disela-sela sambutannya ia juga menyampaikan selamat kepada para perawat yang telah bersumpah untuk berkomitmen menjadi perawat yang professional dan bertanggung jawab terhadap dirinya, profesinya. (Sup/foto:aan)