Wujudkan Generasi Gemilang Tanpa Narkoba Pemkab Seruyan Gelar Penyuluhan Kepada Pelajar

Kuala Pembuang –  Menurut Badan Narkotika Nasional ( BNN) menyatakan bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkotika di masyarakat menunjukkan peningkatan dengan meluasnya korban akibat narkoba. Merujuk data BNN pada 2018, prevalensi angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar di 13 ibu kota provinsi di Indonesia telah mencapai angka 3,2 persen atau setara dengan 2,29 juta orang. Sementara pada 2017, BNN juga mencatat angka prevalensi penyalahgunaan narkotika sebesar 1,77 persen atau setara 3.3 juta orang yang berkisar pada rentang usia 10-59 tahun. Yang mana Korbannya mencakup pada kalangan anak-anak, remaja, generasi muda, ASN, anggota TNI dan Polri, kepala daerah, anggota legislatif, hingga di lingkungan rumah tangga.

Merujuk dari hal-hal tersebut guna melindungi masyarakat Kabupaten Seruyan khususnya anak-anak serta generasi muda, pemerintah daerah telah melakukan segala macam daya upaya untuk memerangi segala bentuk penyalah gunaan narkoba, yakni salah satunya dengan melaksanakan Penyuluhan kepada masyarakat.

Oleh karena itu Pemerintah Daerah  melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) telah melakukan penyuluhan tentang Betapa Bahayanya Penyalahgunaan Narkoba dan Penyakit Menular Seksual (PMS) yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna pada Senin (26/8) kemarin.

Acara ini dibuka dengan sambutan Bupati Seruyan yang dibacakan langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan Djainuddin Noor serta dihadiri oleh Kepolisian, Kepala OPD serta para pelajar yang ada di Kabupaten Seruyan.

Dengan adanya kegiatan penyuluhan penanggulangan narkoba dan PMS bagi para pelajar ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pelajar agar menjauhi narkoba sehingga dapat terwujud harapan Pemkab Seruyan agar menjadikan generasi mudanya  menjadi generasi gemilang tanpa narkoba.

Selain itu Bupati Seruyan melalui sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Seruyan ini juga meminta agar kejahatan narkoba dapat dilawan bersama-sama, baik itu oleh Aparat Penegak Hukum maupun seluruh masyarakat indonesia umumnya. Karena menurutnya kejahatan ini sudah merupakan kejahatan lintas negara dan lintas daerah yang bersifat terorganisir, sehingga menjadi ancaman yang nyata dan membutuhkan penanganan yang serius dan mendesak agar tidak terus mengancam serta membahayakan masa depan generasi bangsa.

Menurutnya, meskipun tindakan pencegahan maupun penindakan sangat penting, Pemkab Seruyan juga tidak boleh meninggalkan pecandu ataupun korban penyalahgunaan narkoba yang telah terlanjur masuk kedunia tersebut, kita juga harus memikirkan rehabilitasi terhadap korban tersebut. Jadi dinas terkait diharapkan dapat memikirkan perencanaan secara matang agar sarana dan prasarana yang diharapkan dapat terpenuhi. ujarnya

Selain itu ia juga menambahkan tindakan preventif seperti ini harus sering dilakukan di berbagai kesempatan, agar semua kalangan terutama para pelajar selalu ingat akan bahaya Narkoba yang bisa merusak dan menghancurkan masa depan mereka.

Pentingnya pembentukan karakter anak bangsa juga sangat penting ditanamkan sejak dini kepada seluruh generasi muda, karakter yang harus ditanamkan sejak dini yakni dimulai dari hal-hal kecil yang diharapkan mampu menanamkan kepercayaan diri agar mereka mau menolak dengan tegas hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan dan mampu mengatakan tidak pada kenakalan remaja. (Sup/Foto: aan)