Bupati Seruyan Launching SiCANTIK dan Empat Inovasi Layanan Publik

KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Yulhaidir secara resmi melakukan Penerapan sekaligus Peluncuran Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik (SiCANTIK) Cloud dan empat inovasi layanan publik yang digagas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Seruyan yang digelar di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Selasa (30/7) .

Kegiatan peluncuran SiCANTIK Cloud dan empat inovasi layanan publik, serta Program Kewajiban Memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Daerah Seruyan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bupati Seruyan Yulhaidir dan didampingi Kepala DPMPTSP Seruyan, Agung Setiawan, S.STP.,M.Si.

SiCANTIK merupakan Aplikasi berbasis web yang bisa diakses melalui komputer atau android, yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat  secara gratis dalam pengurusan dokumen perizinan lainnya di luar izin berusaha yang belum sepenuhnya tercover di Online Single Submission (OSS) dalam instansi pemerintah dalam hal ini DPMPTSP.

Dalam sambutannya, Yulhaidir mengatakan pelayanan publik yang berkualitas merupakan inti dari penyelenggaraan pemerintahan dan reformasi birokrasi. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik merupakan pedoman yang harus tertanam dalam diri setiap aparatur penyelenggara pemerintahan dalam kedudukannya sebagai pelayan publik. Sehingga Kualitas pelayanan menjadi tolok ukur utama yang menentukan citra pemerintah di hadapan masyarakat.

“Bahwa tugas yang ASN pegang merupakan kepercayaan pemerintah dan amanah masyarakat yang wajib dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. Oleh karena itu, ASN harus memahami dan menjalankan tufoksi secara baik dan profesional. Memiliki komitmen yang kuat dan memegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam kode etik pegawai,” ucap Yulhaidir

Ia juga memperingatkan kepada pegawai yang bertugas khususnya pada instansi layanan publik harus menunjukkan integritas dan anti terhadap praktik pungli. “Sebarluaskan informasi kepada masyarakat untuk mengurus perizinannya secara mandiri tanpa melalui perantara atau calo. ASN harus disiplin dan konsisten sesuai waktu pelayanan, jangan sampai masyarakat menunggu. Kalau bisa dipercepat jangan diperlambat, kalau memang gratis jangan minta bayar, kalau bisa sederhana jangan dibuat rumit,” tegasnya.

Terkait dengan Program Kewajiban Memiliki IMB bagi ASN di lingkungan Pemda Seruyan, Yulhaidir mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan Peraturan Daerah Kabupaten Seruyan Nomor 11 Tahun 2007 tentang Bangunan Gedung wajib memiliki IMB yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang.

Berangkat dari landasan hukum tersebut Program Kewajiban Memiliki IMB ini diluncurkan sebagai solusi untuk membangun kesadaran mayarakat melalui ASN sebagai penggerak utama. “Hal ini juga sejalan dengan amanat UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN yang menyatakan bahwa ASN harus dapat menjadi teladan bagi masyarakat terutama dalam kepatuhan menjalankan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tidak terkecuali kepatuhan terhadap tertib Izin Mendirikan Bangunan,” tegasnya.

Kemudian Ia juga mengharapkan dengan kehadiran inovasi layanan publik serta program-program ini dapat memberi dampak positif bagi lahirnya kesadaran masyarakat, kemudahan pengurusan perizinan dan pertumbuhan ekonomi yang semakin baik dalam rangka mewujudkan Seruyan SEHAT (Sejahtera, Elok, Harmonis, Aman dan Tentram) yang kita cita-citakan bersama, pungkasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Seruyan, Agung Setiawan, S.STP.,M.Si mengatakan kegiatan lauching Program Kewajiban Memiliki IMB bagi ASN dan penerapan pemanfaatan SiCANTIK Cloud, serta peluncuran inovasi layanan publik di bidang perizinan dan non perizinan merupakan respon dari tuntutan masyarakat dan dinamika zaman yang terus berkembang sejalan dengan era digitalisasi dan Revolusi Industri 4.0 yang tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, serta tak kalah penting sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Hal inilah yang kemudian melahirkan empat inovasi layanan publik, diantaranya ANTIK (Ambil Antar Izin ke Tempat). “Dengan inovasi layanan ini, masyarakat yang sibuk atau tidak sempat datang ke kantor untuk mengurus perizinan bisa menghubungi nomor layanan kami dan semua berkas pengurusan perizinannya kami jemput ke tempat, nanti ada petugas ANTIK, setelah selesai kami antarkan kembali tanpa ada biaya sedikitpun,” terang Agung. 

Inovasi lainnya yang diluncurkan adalah layanan PINTAR (Perpanjangan Izin Tanpa Syarat) dan SABER-SUPER (Satu Berkas Semua Perizinan), serta yang terakhir inovasi layanan DIET atau (Duta Izin Efektif dan Terpercaya). “Terobosan ini tidak lain untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Perbaikan layanan publik adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar dan ditunda-tunda lagi, sebab itu birokrasi yang berbelit-belit harus segera disudahi,” tegas Agung.

Terbitkan Izin dengan Tanda Tangan Elektronik

DPMPTSP Seruyan selalu berupaya menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat dan prosedur sesuai dengan slogan yang sering digaungkan Bupati Seruyan Yulhaidir. Penerapan penandatanganan elektronik (e-signature) ini dilakukan untuk mempercepat proses pengurusan izin yang selama ini tanda tangannya masih dilakukan secara manual, khususnya di luar dari izin berusaha. Karena untuk izin berusaha sudah dilakukan secara online melalui OSS.

Dijelaskannya, e-signature dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun ketika ada permohonan melalui SiCANTIK. Kebijakan ini pun juga diperkuat dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE), pasal 12 poin 2 huruf c, yang menyebutkan penandatanganan tanpa menunda-nunda, menggunakan cara yang dianjurkan oleh penyelenggaraan tanda tangan elektronik ataupun cara lain yang layak dan sepatutnya,Dan ini adalah tindaklanjut dari penandatanganan kerja sama (MoU) dengan BPPT terkait penggunaan sertifikat digital dalam penerbitan perizinan.” Artinya, dengan penerapan tanda tangan digital ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempersingkat proses pengurusan izin.

Dengan mendapat dukungan serius dari pak bupati, serta adanya koordinasi yang baik dengan sejumlah stakeholder atau instansi teknis terkait perizinan, tentunya itu akan menjadi energi untuk bersama-sama mewujudkan Seruyan SEHAT (Sejahtera, Elok, Harmonis, Aman dan Tentram) sesuai dengan visi misi Bupati Seruyan . Jadi semua ini perlu dukungan dari semua pihak agar berjalan maksimal untuk memastikan kualitas pelayanan publik mampu memuaskan harapan masyarakat yang menaruh ekspektasi tinggi kepada pemerintah dalam hal ini instansi pelayanan publik, ujar Agung Setiawan. (DPMPTSP/sup/foto:Julius sihotang)