Bupati Lepas Keberangkatan Jemaah Calon Haji Seruyan

Kuala Pembuang _ Setiap tahun pada bulan Dzulhijah umat islam dari seluruh dunia berbondong-bondong memenuhi panggilan Allah Subhanallahuwata’ala, untuk mengunjungi Baitullah. Karena itu ibadah haji merupakan ritual yang seragam, mengenakan pakaian yang sama, mengucapkan bacaan yang sama, berkumpul pada tempat yang sama dan dalam waktu yang bersamaan pula tanpa membedakan kaya dan miskin, pangkat dan jabatan serta status keduniawian lainnya.

Ibadah Haji adalah rukun islam Ke-5 dan merupakan ibadah yang diawali dengan melaksanakan Ihram, lari-lari kecil antara Safa dan Marwah, wukuf di Arafah, bermalam di Mina dan Muzdalifah serta melaksanakan Sunnah lainnya. Ibadah tersebut dilakukan di tempat yang disucikan serta mendapat keutamaan dan kemuliaan di sisi Allah Subhanallahuwata’ala daripada tempat yang lainnya di permukaan bumi ini.

Keseluruhan rangkaian ibadah haji tersebut tidak lain adalah simbol yang penuh makna sebagai perwujudan dari keagungan Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus kesempurnaan penghambaan umat manusia kepada Sang Maha Pencipta sebagaimana yang dicontohkan oleh teladan kita Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. 

Seperti halnya daerah lain di Indonesia pada umumnya bahkan umat muslim di seluruh dunia dimana pada bulan Dzulhijah ini mereka berbondong-bondong pergi ke tanah suci mekah untuk menunaikan ibadah haji, dimana sebagian masyarakat Kabupaten Seruyan yang mampu menunaikan panggilan Allah ini juga melaksanakan rukun islam yang Ke-5 ini.

Minggu, 28 Juli 2019 bertempat di rumah jabatan Bupati Seruyan Bapak Yulhaidir melepas secara langsung keberangkatan Jemaah Calon Haji Kabupaten Seruyan Tahun 1440 Hijriah / 2019 Masehi. Dalam sambutannya disela kegiatan pelepasan tersebut, bupati seruyan mengatakan bahwa perjalanan ke tanah suci mekkah dalam rangka menunaikan rukun islam yang ke 5 merupakan kewajiban bagi umat muslim yang mampu untuk melaksanakannya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Subhanallahuwata’ala dan merupakan ibadah yang sangat berat serta perlu pengorbanan yang sangat besar.

Seseorang yang kekuatan dan kesehatan, kesanggupan untuk meninggalkan orang-orang yang dicintainya dan kesenangan duniawi lainnya untuk semata-mata memenuhi panggilan Allah Subhanallahuwata’ala tuhan semesta alam. Beliau juga mengatakan bahwa faktor kesehatan menjadi hal yang sangat penting dalam melaksanakan ibadah haji, apalagi pengaruh perbedaan cuaca di Tanah Air Indonesia dan Negara Arab Saudi menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan bagi setiap jemaah calon haji.

Oleh karena itu, bupati mengharapkan agar setiap jemaah calon haji dapat menjaga kondisi kesehatan masing-masing sehingga seluruh rukun haji dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan baik. Selanjutnya, beliau juga berpesan kepada seluruh jemaah calon haji kabupaten seruyan tahun 1440 H / 2019 M ini untuk dapat meluruskan niat dan ikhlas dalam beribadah, sejenak melupakan permasalahan duniawi demi khusyuknya ibadah haji, dapat menjaga nama baik daerah, bangsa dan negara serta berdo’a untuk kabupaten kita tercinta ini agar selalu damai, tentram serta terhindar dari bala bencana apapun sehingga pembangunan terus berlanjut demi terwujudnya visi dan misi kabupaten yang berjuluk Gawi Hatantiring ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Seruyan Drs. H. Djainud’din Noor menyampaikan bahwa jemaah calon haji kabupaten seruyan yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 39 orang peserta. Dimana para jemaah ini berasal dari beberapa daerah kecamatan yang ada di kabupaten seruyan yaitu 21 orang dari kecamatan seruyan hilir, 4 orang dari kecamatan seruyan hilir timur, 2 orang dari kecamatan danau sembuluh, 2 orang dari kecamatan seruyan raya, 5 orang dari kecamatan hanau, 2 orang dari kecamatan batu ampar dan 1 orang dari kecamatan danau seluluk.

Jemaah calon haji kabupaten seruyan akan diberangkatkan ke embarkasi antara palangka raya pada hari itu juga setelah acara pelepasan tersebut dengan menggunakan angkutan darat dan akan langsung menuju asrama haji palangka raya dan selanjutnya akan diserahkan kepada PPIHD Kalimantan Tengah.

Ketua PPIHD dalam laporannya juga menyampaikan bahwa sesuai dengan jadwal, jemaah calon haji kabupaten seruyan berangkat dari embarkasi antara palangka raya menuju embarkasi banjarmasin pada tanggal 30 juli 2019 dan selanjutnya tanggal 31 juli 2019 berangkat dari banjarmasin menuju jeddah bersama kabupaten lain yang tergabung dalam kloter 15 gelombang 2 yaitu kota palangka raya, kotawaringin barat, lamandau, pulang pisau, seruyan dan TPHD 2 orang, berjumlah 325 orang.” Katanya. (aan)