Sosialisasi dan Pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu

Kuala Pembuang – Perkembangan teknologi informasi, terutama internet dan media sosial semakin mempermudah cara kerja birokrasi. Teknologi tersebut juga mempermudah masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, menuntut pelayanan yang lebih baik dan lebih cepat dari pemerintah. Mau tidak mau, sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja serta menjaga akuntabilitas harus terus melakukan inovasi dan menyederhanakan proses kerja dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan kemajuan pengetahuan.

Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menggelar Sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Selasa (21/05). Dibuka oleh Sekretaris Daerah Drs. Haryono, MM, dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Idham BW. Kusumah dan diikuti oleh seluruh pengelola PPID Pembantu dari SOPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik. Sesuai kebijakan pemerintah dalam hal ini telah menginisiasi mulai tahun 2008 dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Inisiasi dan komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif dan akuntabel ini sudah ada, namun praktek dan implementasi di lapangan masih menjadi tantangan bagi kita semua.

Pekerjaan mengelola informasi publik bukanlah hal yang mudah. Diperlukan ketelitian, dimulai dari ketika kita memberikan pelayanan terhadap permohonan informasi yang masuk. Informasi harus dicek dengan baik apakah permohonan tersebut memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau tidak.

Diselenggarakan Sosialisasi PPID untuk meningkatkan peran PPID utama dan PPID pembantu dalam menyusun laporan pelaksanaan kebijakan informasi dan dokumentasi serta mengkoordinir dan mengkonsultasikan pengumpulan bahan informasi dan dokumentasi.

Dengan tujuan agar tercapainya kinerja PPID utama dan PPID pembantu di Lingkup Pemkab Seruyan mampu mewujudkan penyelenggaraan kegiatan negara, baik transparan, efektif dan efisien akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

PPID adalah pejabat yang bertanggung jawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan dan pelayanan informasi di badan publik. Setiap badan publik wajib membuka akses Informasi Publik lagi setiap pemohon Informasi Publik kecuali informasi yang dikecualikan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Informasi Publik didasarkan pada pengujian tentang konsekuensi yang timbul apabila suatu informasi diberikan, serta setelah dipertimbangkan dengan seksama bahwa menutup Informasi Publik dapat melindungi kepentingan yang lebih besar dari pada membukanya atau sebaliknya.

Seluruh aturan dibuat sedemikian rupa sebagai komitmen kita bersama kepada masyarakat, dalam menjamin hak masyarakat untuk tahu. Aturan tersebut tidak perlu membuat kita takut, tetap berikanlah pelayanan terbaik kepada masyarakat.  Kegiatan ini dapat kita jadikan sebagai momentum untuk menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai budaya dari Kabupaten Seruyan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Pelayanan informasi tersebut merupakan  wahana untuk membangun komunikasi dua arah, yakni antara pemerintah dan masyarakat, di mana pemerintah dapat memenuhi hak masyarakat untuk tahu. Sebaliknya masyarakat dapat menyampaikan cita-citanya serta berperan aktif dalam setiap proses penyelenggaraan tata kelola pemerintahan. (nrl / foto: zey, aan)